Orang dalam telepon tersebut mengaku sebagai Wakapolres Tuban, ia mengatakan jika atas kejadian ini kepolisian akan bertanggung jawab memperbaiki, namun terkait video, orang yang mengaku sebagai Wakapolres tersebut meminta agar video rekaman CCTV aksi penyerempetan dihapus saja dari akun TikTok milik Wahab.
Sebelumnya, Wahab memang mengunggah video tersebut ke akun TikTok.
“Kemarin jam 15.00 WIB ada panggilan WhatsApp, memperkenalkan diri sebagai Wakapolres Tuban, beliau menjawab secara normatif akan ditindak lanjuti terkait kerusakan mobil."
"Sedangkan kaitan video, ia mememinta untuk di-takedown atau hapus, atas permintaan tersebut saya tegas menolak. Jangan pake cara intimidatif kepada saya, ini viral anda salah kenapa dihapus,” bebernya.
Saat ini Wahab menunggu itikad baik dari pihak Polres Tuban, namun jika tak ada itikad baik ia berencana akan mendatangi Polres untuk meminta pertanggung jawaban.
Dikonfirmasi terpisah, Kasat Lantas Polres Tuban Moh Imam Reza membenarkan peristiwa viral tersebut.
Kendaraan dinas polisi yang terekam telah teridentifikasi dan diketahui adalah kendaraan dinas Polsek Kerek dan telah diamankan di Mapolres Tuban.
“Sudah diketahui itu mobil patroli Polsek. Lebih lanjut silahkan koordinasikan ke Kanit Gakkum,” ucapnya.
Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR