Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Parkir Mobil Matik Cukup di P Saja atau Mesti Tarik Rem Parkir Juga?

Dwi Wahyu R. - Selasa, 22 Juni 2021 | 19:01 WIB
Ilustrasi menarik rem darurat atau rem parkir mobil
Dwi Wahyu R./GridOto.com
Ilustrasi menarik rem darurat atau rem parkir mobil

GridOto.com - Parkir mobil matik, tuas transmisi cukup taruh di P (Park) saja atau perlu pakai rem parkir (parking brake atau disebut juga hand brake alias rem tangan) juga?

Pertanyaan sederhana soal parkir mobil matik cukup di P dan tanpa aktifkan rem tangan bisa bikin tidur enggak nyenyak.

Soalnya, ketika mobil berhenti buat parkir, maka tuas transmisi selalu ditaruh di posisi P.

Nah, saat tuas transmisi otomatis di posisi P, maka mobil tidak akan bisa digeser atau digerakan.

Jadi buat apa gunanya menarik atau mengaktifkan rem parkir yang gunanya untuk mengunci roda agar tidak bergerak maju atau mundur saat parkir?

Ilustrasi tuas transmisi otomatis jenis CVT
Rianto Prasetyo/GridOto.com
Ilustrasi tuas transmisi otomatis jenis CVT

Baca Juga: Punya Mobil Matik, Pemilik Wajib Tahu Fungsi Tombol Kecil Ini

Ternyata tidak semudah itu, Ferguso.

Menurut pakar transmisi otomatis Hermas Efendi Prabowo yang benar adalah saat parkir mobil matik itu rem parkir mesti diaktifkan juga.

"Ketika mobil matik parkir sebaiknya rem parkir juga digunakan, jangan cuma tuas ditaruh di P saja," ujar pemilik bengkel spesialis transmisi matik Worner Matic ini.

Menurut Hermas, saat tuas transmisi otomatis di posisi P ada "cantolan" atau "pengait" (bahasa teknisnya Parking Pawl) yang bekerja.

Pengait ini akan mengunci output shaft transmisi otomatis.

Ilustrasi rem parkir mobil
Dwi Wahyu R./GridOto.com
Ilustrasi rem parkir mobil

Baca Juga: Jangan Pernah Lakukan Ini di Mobil Matik Saat Berhenti di Tanjakan

"Pawl ini akan nyantol di sela-sela gigi tambahan di output shaft sehingga membuat mobil matik tidak dapat bergerak," terang yang pria yang bengkelnya ada di Bintaro, Bekasi, Depok, dan Semarang ini.

Pawl ini yang akan menahan atau mencegah output shaft berputar selama mobil matik parkir.

"Kalau rem parkir tidak dipakai, maka pawl ini akan menanggung beban yang berat, apalagi kalau mobil matik diparkir di jalan yang menurun atau menanjak," terang Hermas kepada GridOto.com (22/6).

Menurut Hermas, kalau hal ini jadi kebiasaan atau sering dilakukan, maka lama-kelamaan parking pawl ini bisa aus atau rusak.

Ilustrasi transmisi matik
Ryan Fasha/GridOto.com
Ilustrasi transmisi matik

Baca Juga: Cara Mudah Melewati Tanjakan Curam Memakai Mobil Transmisi Matik

"Selain itu, kalau parkir cuma di P saja tanpa ditambah rem parkir, biasanya saat tuas digeser dari P ke D atau R akan terasa berat karena masih ada beban berat yang ditahan," kata Hermas lagi.

Untuk itu saat mobil matik parkir mesti ditambah dengan menarik tuas rem parkir.

Rem parkir yang mengunci roda mobil agar tidak bergerak akan membantu mengurangi beban kerja pawl.

Jadi begitu alasannya kenapa saat parkir mobil matik itu rem parkir mesti diaktifkan.

Akhirnya sudah bisa tidur nyenyak sekarang ya, Ferguso.

Editor : Dwi Wahyu R.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



REKOMENDASI HARI INI

Punya Wujud Kalcer, Motor Matic Retro Baru Honda Bisa Saingi Yamaha Fazzio

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa