Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Jalan Tiban I Batam Terendam Banjir, Buat Motor Ogah Hidup, Ternyata Ini Penyebabnya

Uje,Dia Saputra - Rabu, 29 Juli 2020 | 11:36 WIB
Yamaha Mio yang mogok karena nekat menerobos banjir
Vedhit/GridOto.com
Yamaha Mio yang mogok karena nekat menerobos banjir

GridOto.com - Sejumlah bikers yang melintas di Jalan Tiban I Batam, tampak kesusahan menghidupkan mesin motornya usai menerobos banjir akibat hujan yang mengguyur, Senin (27/07/2020).

Lebih tepatnya, lokasi banjir ini terjadi di simpang Tiban Center Sekupang, Batam, Kepulauan Riau.

Berdasarkan hasil pantauan TribunBatam.id,  genangan air setinggi lutut kaki orang dewasa atau kurang lebih 50 cm.

Meski ada beberapa pengendara yang berhasil melintas, ada beberapa motor yang lubang knalpotnya kemasukan air.

Baca Juga: Khawatir Beli Mobil Seken Bekas Terendam Banjir? Bisa Cek Bagian Ini

Hal tersebut seperti dialami oleh salah seorang pengendara yang motornya mogok akibat nekat menerobos.

Tetapi agar tidak panik saat melintasi medan jalan yang sedang banjir, GridOto sajikan beberapa hal penyebab umum motor ogah hidup usai terendam banjir.

Kebanyakan orang menganggap aki sebagai penyebab utama motor ogah hidup.

Tetapi hal tersebut tidak dibenarkan Dody Irawan dari bengkel D-Garage di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Baca Juga: Peduli Sesama, Yamaha Lexi Community Indonesia Menggalang Dana untuk Korban Banjir Luwu Utara

"Kalau aki biasanya tidak berpengaruh, kecuali memang sebelum banjir akinya sudah lemah," ujar Dody kepada GridOto beberapa waktu lalu.

Ia mencontohkan, saat motor di-starter tidak bisa karena busi yang basah, coba keringkan atau ganti busi baru.

Misal busi sudah diganti dan tetap tidak mau hidup, waspadai kerusakan yang lebih berat.

Dody pun menyarankan agar mengecek area spul apakah ada yang gosong akibat korsleting atau tidak.

Baca Juga: Peduli Korban Banjir Bandang di Masamba, Komunitas Savage Work's Bulukumba Kirimkan Satu Truk Berisi Bantuan

Setelah itu langsung urut area kabel dan soket secara menyeluruh, karena dikhawatirkan ada yang korsleting dari kabel.

"Terakhir dan paling banyak makan biaya jika rusak ada di area ECU," jelasnya.

Namun ia menyarankan agar motor yang terendam banjir tidak dinyalakan terlebih dahulu.

Lebih baik dibiarkan agar air yang berada pada beberapa komponen kering.

Ilustrasi Yamaha NMAX yang kebanjiran
Putra Bungsu /Komunitas Yamaha NMAX Indonesia
Ilustrasi Yamaha NMAX yang kebanjiran

Baca Juga: Sering Diterjang Banjir Rob, Jalur Pantura Semarang-Demak Ditinggikan 41 Cm, Kapan Selesainya?

Pasalnya, jika dinyalakan, ditakutkan bakal terjadi korsleting akibat air yang tersisa meskipun motor terlihat sudah kering.

Soalnya air sendiri bisa tertinggal di area soket-soket kabel yang terdapat di bagian dalam motor.

Oleh sebab itu jangan sembarangan menyalakan motor yang terendam banjir sebelum dibersihkan dan dikeringkan oleh bengkel.

Editor : Fendi
Sumber : GridOto.com,Tribunbatam.id

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



REKOMENDASI HARI INI

Hapus Nomor Mantan, Simpan Kontak Penting Ini Saat Darurat di Jalan Tol

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa