GridOto.com - Pembalap wildcard KTM, Dani Pedrosa, tampil mengejutkan pada hari pertama MotoGP Spanyol 2023, hari Jumat (28/4).
Dani Pedrosa menjadi yang terkencang di sesi FP1 dengan catatan waktu 1 menit 36,770 detik, kemudian menjadi ketiga tercepat di hari pertama secara keseluruhan.
Penampilan Dani Pedrosa pun menuai pujian lantaran dia bukan pembalap reguler, melainkan hanya seorang test rider.
Apalagi sejak pensiun di akhir 2018, The Little Samurai bahkan hanya sempat ikut balapan sekali saja.
Kesempatan itu didapat pada MotoGP Styria 2021 silam, sebelum akhirnya bersemangat lagi mengambil jatah wildcard di Jerez akhir pekan ini.
Para pembalap pun tak segan melontarkan pujian kepada legenda MotoGP tersebut, salah satunya Jack Miller yang menjadi pembalap utama tim Red Bull KTM.
"Orang itu, juara dunia tiga kali di kelas ringan, dan jadi runner up MotoGP tiga kali. Seharusnya bisa memenangkan beberapa gelar juga," kata Jack Miller, dilansir GridOto.com dari Speedweek.
"Dia legenda, dia bahkan punya tikungan dengan namanya sendiri di trek ini. Orang pura-pura kaget ketika dia kencang. Dia memang sudah melakukan tes, mencoba beberapa lap dengan motornya. Ada alasan kenapa dia seorang legenda," jelas The Thriller.
Hal serupa juga dilontarkan sang rekan, Brad Binder.
"Kami tahu dia akan sangat kencang, tentunya. Dia mungkin memenangkan lebih banyak balapan dari kebanyakan dari kami dijumlah sekaligus," ungkap Binder.
"Dia spesial dan menakjubkan melihat dia melakukannya dengan bagus," jelas rider asal Afrika Selatan ini.
Pembalap tim Gresini Racing, Alex Marquez, mengaku tak kaget karena Pedrosa tahu rahasia Sirkuit Jerez.
"Aku kenal dia, dia rekan kakakku bertahun-tahun. Aku tahu dia sangat kencang, dia tahu rahasianya, dia mengendarai motor dengan cara sempurna, dia selalu di racing line," kata Alex.
"Di FP2 aku bareng dia keluar dari garasi dan sedikit gugup, kemudian aku membiarkannya lewat duluan karena dia tak segera masuk, aku hanya ingin mempelajari sesuatu karena belajar itu selamanya," jelasnya.
Sedangkan Pedrosa sendiri merasa bahagia dengan sensasi balapan yang sudah lama tak dirasakannya.
Namun pekerjaannya sebagai test rider tak ditinggalkannya, ada banyak hal baru yang dipelajarinya dengan komponen aerodinamika KTM.
"Aku belajar. Biasanya aku melaju sendirian, jadi jika kemarin kami mencoba sesuatu dan kau selalu melaju sendirian," kata mantan pembalap tim Repsol Honda tersebut.
"Jadi hari ini aku bisa melaju di belakang rider lain untuk merasakan perbedaan ketika mengikuti seseorang ataupun saat tidak mengikuti seseorang," jelasnya.