Maka dari itu pihak H-D mempelajari dengan cermat berbagai kelebihan yang ada pada BMW R71 dan mencoba menerapkannya pada motor yang sedang mereka bangun.
Akhirnya Harley-Davidson memperkenalkan XA pada tahun 1942 yang fiturnya mirip dengan R71 yaitu sama-sama menggunakan mesin boxer dan penggerak gardan.
Hasilnya, mesin boxer yang digendong XA rupanya memiliki kelebihan yaitu temperatur olinya diklaim bisa lebih rendah 56 derajat celcius dibanding mesin V-Twin pada WLA.
Mengutip dari Rideapart.com, mesin boxer berkapasitas 738 cc pada Harley-Davidson XA memiliki tenaga sebesar 23 dk dan sanggup meraih top speed hingga 104 km/jam.
Tapi sayangnya pihak tentara Amerika Serikat tidak jadi mengadopsi XA menjadi kendaraan militer resmi dan tetap memilih WLA karena harganya lebih murah.
Maka dari itu sisa unit Harley-Davidson XA yang tidak terpakai dijual kepada para konsumen sipil.