Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Terjadi di Jalan Sepi, Ini Trik Cegah Mata Terhipnotis Ketika Mengemudi

Ferdian - Minggu, 26 Januari 2025 | 18:30 WIB
Ilustrasi mengemudi
GridOto.com
Ilustrasi mengemudi

GridOto.com - Jangan sampai kejadian, highway hypnosis sering mengintai pengemudi ketika melewati jalan tol atau non-tol yang sepi.

Hal ini biasa muncul ketika pengemudi melakukan perjalanan dalam jangka waktu yang lama, seperti kita seakan terhipnotis.

Perlu diketahui, Highway hypnosis merupakan fenomena di mana otak seseorang terhipnotis akibat keadaan yang terlalu monoton sehingga mengalami setengah sadar ataupun mengalami microsleep.

Selain jalan yang monoton dan kurangnya perhatian otak, Highway Hypnosis juga bisa karena kelelahan atau kurang tidur.

"Jarak yang panjang mereka gampang terkena yang namanya fenomena highway hypnosist, otak kita terhipnotis," terang Jusri Pulubuhu, instruktur dan pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) beberapa waktu lalu.

"Ketika monoton situasi alam otaknya atau situasi psikologisnya masuk kategori fatigue atau kelelahan, pada saat itu kemampuan motorik seseoarang akan menurun, termasuk konsentrasi seseorang karena monoton," lanjutnya.

Baca Juga: Pakai Cruise Control Mobil Listrik di Jalan Tol Bikin Boros Baterai, Ini Penyebabnya

Dilansir dari wuling.id, ada bebeapa tanda pengemudi mengalami gejala highway hypnosis, diantaranya : Mengantuk, Kehilangan konsentrasi atau kebingungan, Pikiran melayang Perasaan tumpul atau linglung, Waktu reaksi lambat, Kelopak mata berat atau sering berkedip.

Ada beberapa cara untuk mecegah highway hypnosis, diantaranya:

  1. Mengubah posisi duduk atau setir
  2. Mendengarkan musik atau podcast yang menarik perhatian
  3. Mengobrol dengan penumpang atau menelepon seseorang melalui hands-free device
  4. Menghindari alkohol, obat-obatan, atau zat-zat lain yang dapat memengaruhi kemampuan mengemudi
  5. Memastikan cukup tidur sebelum mengemudi
  6. Membuat rencana perjalanan dan mengetahui rute serta kondisi lalu lintas
  7. Mengemudi pada waktu-waktu yang tidak terlalu ramai atau membosankan

Jusri Pulubuhu menambahkan, sebaiknya kurangi penggunaan cruise control yang terlalu lama, sebab hal ini membuat otak pengemudi monoton dan kurang fokus.

"Ada efek konsekuensi negatif menggunakan cruise control yang terlalu panjang (sering), itu akan menimbulkan efek psikologis yang namanya monotones," Jelas Jusri

"Ketika monoton situasi alam otaknya atau situasi psikologisnya masuk kategori fatigue (lelah), pada saat itu kemampuan motorik seseoarang akan menurun, termasuk konsentrasi seseorang, karena monoton," tutup Jusri Pulubuhu pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC).

Editor : Dida Argadea

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



REKOMENDASI HARI INI

Jelang Lebaran, Biaya Cuci Evaporator AC Daihatsu Xenia di Bengkel

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa