GridOto.com - Satlantas Polres Tabanan, Bali, jaring ratusan pelanggar selama Operasi Keselamatan Agung 2023.
Selama empat hari digelar, total ada 100 pelanggar lalu lintas dengan pelanggaran yang didominasi tak memakai helm dan melawan arus.
Kasat Lantas Polres Tabanan, AKP Kanisius Pranata, mengatakan para pelanggar terjaring pada empat hari belakangan ini.
Operasi keselamatan Agung 2023 sendiri digelar mulai Selasa hingga Senin (07-20/02/2023).
Nyaris sebagian besar merupakan pelanggar di seputaran kota yang memang menjadi wilayah atensi selama operasi digelar.
"Sebenarnya kami ada tujuh sasaran pelanggaran selain tidak memakai helm dan melawan arus," ucap Pranata dikutip dari Tribun-Bali.com.
Selain dua pelanggaran itu, yang jadi sasaran adalah pengemudi di bawah umur, menggunakan alat komunikasi atau headset, tanpa sabuk pengaman, dalam pengaruh alkohol atau mengantuk, dan kelebihan muatan.
Pranata mengatakan, Satlantas Polres Tabanan hanya memberi teguran karena tidak ada lagi tilang manual.
"Saat ini memang cuma teguran, kami tidak melakukan denda tilang atau menyita kendaraan," ungkapnya.
Baca Juga: Tak Gunakan Tilang Manual, Operasi Lodaya 2023 Bakal Fokus Dengan E-TLE
Ia menambahkan, teguran dari pelanggaran itu adalah untuk antisipasi kejadian kecelakaan lalu lintas.
Pasalnya kecelakaan lalu lintas di Tabanan sendiri mengalami peningkatan selama 2021 hingga 2022.
"Pada 2021, angka kecelakaan lalu lintas 180 dengan jumlah orang 36 meninggal dunia," tambahnya.
Lalu pada 2022 tingkat kecelakaan mencapai 445 dengan total korban jiwa yang tercatat 54 orang.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul Empat Hari Operasi Keselamatan Agung 2023, Satlantas Tabanan Jaring 100 Pelanggar
Editor | : | Dida Argadea |
Sumber | : | Tribun-Bali.com |
KOMENTAR