GridOto.com - Kini jadi pabrikan yang fokus dengan bikin motor sport, ingat enggak sih kalau Kawasaki juga sempat bikin motor bebek?
Salah satunya ada Kawasaki Edge, yang jadi bebek terakhir yang dirilis Kawasaki di Indonesia, dan mungkin juga yang paling tidak populer.
Sebabnya ia baru lahir di tahun 2010, era di mana konsumen sudah mulai percaya dengan motor matic dan mulai surutnya minat pada motor bebek.
Bahkan pasti sobat Gridoto lebih kenal dengan Kaze atau ZX 130 yang ikonik dengan posisi tangki yang ada di depan itu kan?
Padahal secara desain Kawasaki Edge ini jauh lebih keren dengan shape-nya yang ramping dan terkesan tajam.
Mulai dari headlamp, tameng depan, sayap samping semua dibuat serbatajam oleh Kawasaki.
Pun begitu dengan bagian belakangnya yang juga enggak kalah agresif.
Tapi mau bagaimana pun pasar bebek mulai turun saat itu, sehingga faktanya Edge tetap gagal bersinar.
Padahal secara spek mesin ia cukup tangguh lho.
Baca Juga: Selain Binter Merzy, Inilah 5 Kawasaki Binter Lain yang Pernah Ada di Indonesia
Ia pakai mesin 4-tak 112 cc berpendingin udara dengan tenaga 8,3 dk dan torsi 8,13 Nm, dengan girboks semi-otomatis 4-percepatan, khas motor bebek.
Meski begitu mesin itu terbukti punya potensi lebih jika dioprek dengan proper.
Kawasaki Edge ini pernah jadi juara Asia saat balapan di Qatar di tahun 2011, lewat korekan dedengkot mesin 4-tak Ibnu Sambodo dari Manual Tech.
Saat awal diperkenalkan tahun 2010, harga Kawasaki Edge dibanderol mulai Rp 13,8 jutaan hingga Rp 14,2 jutaan untuk yang pakai pelek cast wheel.
Sayangnya umur Edge terbilang pendek karena tahun 2014 ia harus discontinue.
Sobat GridOto adakah yang punya motor ini di rumah?