Gridoto.com - Salah satu keunggulan produksi mobil Hyundai adalah pengolahan bahan baku bodi sendiri.
Dimulai dari material besi dan baja mentah, diolah dengan peralataan canggih menjadi pelat bodi.
Seperti yang ditunjukkan di salah satu sesi di Hyundai Motorstudio Goyang, Korea Selatan.
Tampak besi dan baja mentah masih berupa gumpalan. Gumpalan ini selanjutnya diproses menjadi logam cair lalu dibuat pelat datar biasa.
Nah, selanjutnya pelat dipress atau ditekan mesin stamping dengan beban sangat berat mencapai ribuan ton.
"Pelat ditekan mesin press bertekanan tinggi setara 1.100 gajah," terang Kim Jae Kun, pemandu di Hyundai Motorstudio Goyang (12/7/2023).
"Enggak semua pabrikan mobil membuat baja sendiri," ulas Kim Jae Kun.
Beralih ke sesi lain, tampak robot cat pintar yang membuat pengecatan menjadi cepat dan presisi.
"Robot mengontrol proses pengecatan dan mengurangi kesalahan," terang Kim Jae Kun.
Langkah selanjutnya, Asembling Process di mana bagian-bagian mobil dipasang oleh robot. Seperti jok, kaca, mesin dan transmisi.
Sesi-sesi ini ditunjukkan Hyundai Motor Company dalam rangkaian acara Hyundai Media Test Drive Experience to Korea.
Sesi selanjutnya ditunjukkan film animasi bertema kecelakaan mobil.
Menariknya, jika di depan ada layar untuk menonton film animasi, di kiri ruangan terdapat sebuah Genesis G80 yang hancur di bagian kiri depan efek tabrakan.
Sehingga pengunjung bisa tahu dari dekat kerusakan yang timbul akibat tabrak depan di sisi kiri.
Tak kalah menarik begitu diberitahu harga sebuah boneka dummy crash test. Disebut sebagai boneka termahal di dunia.
"Ini adalah boneka termahal di dunia. Di dalamnya ada 200 sensor," ucap Kim.
Harga boneka disebut ratusan ribu dollar atau miliaran rupiah.
Mengutip artikel howmuchisit.org, harga termurah boneka dummy sekitar Rp 1,5 miliar hingga Rp 15 miliar rupiah.
Meski mahal, boneka yang jika ditekan kenyal bagai karet ini terbukti menjadi penyelamat banyak nyawa manusia.