GridOto.com- Kemacetan pasti terjadi saat jam masuk kantor dan juga jam pulang kantor.
Pada saat jam masuk kendaraan menumpuk di jalur utama di Jakarta.
Ada tiga titik kemacetan saat jam masuk kantor.
Yakni tol pintu masuk ke Jakarta, dari Cikampek, Jagorawi, Merak-Tangerang ke Jakarta. Jalan arteri ada dari Kalimalang, Cakung, Jalan Raya Jakarta-Bogor, Depok, Lebak Bulus, Jagakarsa, Lenteng Agung, Daan Mogot.
"Semua kendaraan masuk Jakarta di waktu bersamaan," ungkap Kombes Latif Usman, Dirlantas Polda Metro Jaya.
Data yang dimiliki polisi menyebut angka kemacetan di Jakarta pada pagi hari mencapai 54 persen.
“Saat puncak kemacetan di pukul 07-09.00 WIB, apakah ini nyaman?,” tanya mantan Dirlantas Polda Jawa Timur ini.
Di sisi lain, kerugian materiil yang dihasilkan juga besar, mencapai triliun rupiah.
“Untuk seluruh Indonesia angka per tahun sekitar Rp 71 triliun,” ucap Kombes Latif.
Atas dasar itu, Kombes Latif mengusulkan adanya wacana pembagian jam kerja.
Hal itu untuk menekan mobilitas kendaraan di ruas jalan.
“Masing-masing instansi bisa atur waktu jam kerja karyawan untuk tidak masuk bersama-sama. Anak sekolah okelah secara keseluruhan,” terang Latif.
Dia berharap lewat kebijakan itu nantinya pergerakan kendaraan di ruas jalan tidak terpusat pada satu waktu tertentu.
“Pengertian kita nanti mungkin dibagi kritikal dan esensial," jelasnya.
Bidang kritikal dan esensial bisa diatur jam masuk.
"Malam pun sebetulnya ada jam kosong buat yang kerja malam, ada jam malam, sehingga seluruh jalur di Jakarta akan merata, tidak menumpuk di pukul 07.00 WIB sehingga kemacetan luar biasa,” pungkas Kombes Latif.