GridOto.com - Yamaha resmi mendepak Maverick Vinales di sisa balapan MotoGP 2021.
Meskipun ditendang Yamaha, Maverick Vinales hampir dipastikan tidak akan menjadi pengangguran di sisa MotoGP 2021.
Sebelumnya, Vinales sudah memastikan kontrak bersama Aprilia untuk MotoGP 2022 mendatang.
Vinales menyepakati kontrak setahun di MotoGP 2022, dengan opsi perpanjangan untuk musim 2023.
Tentu saja Aprilia tidak akan membiarkan pembalap barunya menganggur di sisa MotoGP 2021, Vinales bisa gabung lebih awal dari kontrak yang disepati sebelumnya.
Membiarkan Vinales menganggur selama beberapa bulan akan berisiko terhadap kondisi fisik dan mental sang pembalap.
Apalagi pabrikan asal Noale ini sudah menginvestasikan 2 juta Dolar Amerika Serikat atau senilai hampir Rp 29 miliar untuk menggaji Vinales (kurs 1 Dolar AS senilai 14.463 per 20 Agustus 2021).
Bukan pekerjaan sulit bagi Aprilia juga untuk meminta Lorenzo Savadori menjadi test rider Aprilia lagi.
Baca Juga: Setelah 4,5 Tahun Bersama, Begini Perjalanan Singkat Maverick Vinales di Yamaha
Pengumuman resmi diperkirakan akan dilakukan segera sebelum digelarnya MotoGP Inggris pekan depan.
Apalagi nama Vinales sudah harus segera didaftarkan di entry list beberapa hari sebelum GP dimulai.
Menjalani sisa MotoGP 2021 sebagai pembalap Aprilia bisa membantu adaptasi Vinales dengan RS-GP dan juga dengan orang-orang di tim.
Di Aprilia, Aleix Espargaro sudah menunggu untuk reuni dengan Vinales.
Selama ini hubungan kedua pembalap sangat baik, keduanya pernah berbagi garasi di Suzuki selama dua tahun.
Hal ini bisa membuat garasi Aprilia tak akan terlalu kaku kedatangan pembalap top seperti Vinales.