GridOto.com - Pembalap tim McLaren, Daniel Ricciardo, punya ingatan manis jelang balapan F1 Monako 2021 akhir pekan ini (23/5).
Kenangan itu terjadi saat Daniel Ricciardo masih membela tim Red Bull Racing pada 2018 lalu.
Daniel Ricciardo berhasil memenangkan balapan usai start dari pole position, setelah mencatatkan lap menakjubkan saat sesi kualifikasi.
Di Monako sendiri, posisi start bisa dibilang akan menentukan hasil akhir balapan karena peluang salip-menyalip cukup kecil karena karakter trek.
Baca Juga: Jangan Dilanggar! FIA Umumkan Aturan Track Limits Untuk F1 Monako 2021
Tapi tugas Ricciardo untuk menang balapan F1 Monako 2018 lalu tidak mudah.
Bayangkan, mobil RB14 yang dikendarainya mengalami kerusakan transmisi mulai lap ke-18, dari total 78 lap yang dilombakan.
Mobil pembalap asal Australia itu mentok hanya sampai gigi 6 padahal biasanya bisa sampai gigi 8.
Jadi jelas laju mobil Ricciardo tidak bisa maksimal.
Untungnya Ricciardo bisa mengakali kekurangannya itu, terbantu juga dengan layout trek yang memang tidak punya trek lurus panjang dan juga rute yang sempit.
Baca Juga: Jelang F1 Monako 2021, Lewis Hamilton Minta Balap F1 Monako Ada Perubahan, Ini Alasannya
Ricciardo juga pintar menjaga ritme dan manajemen ban.
Sebastian Vettel yang unggul segalanya kala itu bisa mendekati Ricciardo di beberapa bagian trek.
Namun kelihaian Ricciardo memanfaatkan potensi mobil RB14 untuk menutup kekurangannya kala itu membuatnya tidak bisa terkeja.
Jika itu di sirkuit lain, Ricciardo sudah disalip dengan mudah bahkan bisa finis paling belakang kalau cuma pakai 6 gigi.
Bisakah Daniel Ricciardo mengulang pencapaiannya pada balapan akhir pekan ini?