GridOto.com – Awas, ada hal yang bisa menyebabkan baterai intercom helm menjadi kembung dan rusak.
Seperti halnya perangkat elektronik lainnya, intercom helm memakai baterai yang dapat diisi ulang sebagai sumber tenaga.
Seiring pemakaian yang ditambah kelalaian pengguna, baterai intercom bisa kembung dan menurun performanya.
“Dalam kondisi normal, proses charging atau isi ulang daya baterai di intercom bakal terputus otomatis apabila sudah terisi penuh,” jawab Tri Antono, owner Banana LED Custom dan Servis Intercom yang ada di Jogja.
Baca Juga: Street Manners: Pakai Sandal Saat Riding Berbahaya, Apa Yang Aman?
Namun, komponen yang berfungsi sebagai pemutus arus otomatis ini bisa melemah jika intercom sering dibiarkan terhubung charger ketika baterai sudah penuh.
Hal tersebut berlaku pada baterai di perangkat elektronik lainnya seperti ponsel atau laptop yang punya prinsip serupa.
“Makanya, pada saat intercom sedang proses pengisian baterai jangan sampai lengah, segera cabut charger ketika indikator sudah menunjukan baterai penuh,” yakin Cetix, panggilan akrabnya.
Tujuannya tentu supaya modul pemutus arus listrik otomatis di intercom lebih awet, sehingga risiko baterai kembung juga bisa dikurangi.
Baca Juga: Ganti Merek Atau Jenis Oli Mesin, Begini Caranya Biar Hasil Maksimal
"Modul otomatis ini kalau rusak bisa diservis dengan cara diganti baru jika sparepartnya sedang tersedia," ungkapnya.
Meskipun dilengkapi dengan modul pemutus arus otomatis, bukan berarti proses isi ulang daya intercom bisa dibiarkan begitu saja ya, Sob.
Segera cabut charger jika baterai helm sudah penuh.
Agar baterai lebih awet, kalian juga melakukan pengisian kembali sebelum baterai intercom benar-benar habis.
Sebab, proses charging dalam waktu yang lama bisa membuat baterai panas yang efeknya bisa merusak sel baterai dan juga bikin baterai kembung!