Mendalami Faktor Kecelakaan Wakil Jaksa Agung, Begini Kata Pakar Safety

M. Adam Samudra - Minggu, 5 April 2020 | 19:35 WIB

Nissan GT-R Wakil Jaksa Agung yang terbakar karena kecelakaan (M. Adam Samudra - )

GridOto.com - Terjadi kecelakaan maut di jalan tol yang membuat Wakil Jaksa Agung RI, Arminsyah meninggal dunia (4/4).

Orang nomor dua di Kejaksaan RI itu menggunakan Nissan GT-R saat mengalami kecelakan tunggal dan terbakar di ruas tol Jagorawi.

Menanggapi hal itu pakar safety driving, Jusri Pulubuhu, dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengatakan ada banyak faktor yang bisa menyebabkan seseorang mengalami kecelakaan.

Baca Juga: Bertemu Takumi, Empat Perakit Mesin Nissan GT-R di Seluruh Dunia

"Banyak orang melupakan bahwasanya ketika terjadi kecelakaan itu pertama orang berpikir tentang kondisi kendaraan, kedua orang berbicara tentang teknik dan speknya. Orang ini kurang mampu mengendalikan atau gimana," kata Jusri kepada GridOto.com di Jakarta, Minggu (5/4/2020).

"Ketiga itu karena ngebut. Poin ketiga ini karena memang yang ketiga adalah suatu hal yang sudah pasti. Tapi faktor pertama dan kedua tadi bisa gugur dengan melihat latar belakang orang yang terlibat," sambung dia.

Jusri mengaku, dalam konteks ini almarhum adalah seorang pencinta otomotif.

Bahkan beberapa kali beliau ikut balap di Sentul dengan menggunakan kendaraan supercar, sehingga dia telah memiliki latar belakang yang kuat dalam memahi kendaraan supercar.

Baca Juga: Pembebasan Bunga Telat PKB di Sampang Berlaku Sampai Mei, Karena Pandemi COVID-19

"Faktor nonteknis yang sering dilupakan adalah ketika mengendarai supercar itu secara psikis bisa mempengaruhi si pengemudi," tuturnya.

"Semakin seseorang dengar raungan mesinnya, detak jantungnya akan semakin tinggi. Maka adrenalinnya akan terpacu, bahkan mau dia pembalap sekali pun tetap akan gugur, sehingga norma lalu lintas bisa terabaikan," tuturnya.

Lebih lanjut Jusri menjelaskan, ada tiga karakter yang wajib diadopsi pengendara sebelum memacu kendaraan, terutama pada jenis motor atau mobil yang memiliki performa buas, layaknya Nissan GT-R R35, yakni tenaga, rem, dan handling.

"Secara aspek teknis, tiga aspek tadi harus dikuasai dulu, diadopsi dulu oleh pengendaranya. Pada mobil ini (GT-R) yang sudah dalam spesifikasi luar biasa dari tenaga, tiga karakter tadi sudah wajib dipahami dan diterapkan sebelum mengendarainya," ucap Jusri.