GridOto.com - Sebuah Chevrolet Spark tertabrak kereta api (KA) Dhoho hingga terpental sejauh 20 meter.
Kejadian tersebut terjadi di perlintasan KA tanpa palang pintu di Desa Cerme, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Rabu (25/3) malam.
Melansir Suryamalang.com, Chevrolet Spark warna merah tersebut dikendarai oleh Elly Tristiana (50) bersama Salsa Bilahaqi (15).
Keduanya warga Kota Blitar, yang tinggal di Perumahan Graha Tanjung, Sanankulon, Kabupaten Blitar.
(Baca Juga: Waduh, SUV Cina MG ZS Belum Resmi Dijual Sudah Tabrakan di Bandung)
Kasubag Humas Polres Blitar Kota, Ipda Wahyu Djatmiko menceritakan kejadian bermula saat mobil melaju dari utara mendekati perlintasan KA di Jalan Umum Desa Cerme, Kecamatan Sanankulon.
Elly yang mengemudikan Chevrolet Spark dengan pelat nomor AG 1401 PH tersebut sempat mendengar sirine tanda kereta api akan lewat berbunyi.
Ia pun menghentikan mobil sebelum perlintasan KA tanpa palang dan tanpa penjaga tersebut.
"Korban mengaku sempat berhenti sebelum perlintasan, tapi tanpa disadari mobilnya jalan sendiri," ujar Wahyu, dikutip dari Suryamalang.com.
Saat KA Dhoho mendekat dari arah barat, mesin mobil seketika mati di tengah jalur kereta api.
"Mesin mobil korban mati di tengah jalur kereta api karena terkena daya magnet," terangnya.
Pengemudi dan penumpang tak sempat keluar dari mobil dan kecelakaan tak bisa dihindari.
KA Dhoho pun menabrak mobil hatchback tersebut hingga terpental kurang kurang 20 meter.
(Baca Juga: Street Manners: Ketahui Batas Kecepatan Berkendara, Kecelakaan Saat Ngebut Ibarat Jatuh Dari Bangunan Lantai 4 Sob!)
Beruntung pengemudi dan penumpang selamat meski mobil berakhir dengan keadaan rusak parah.
"Pengemudi mobil hanya mengalami keseleo pada bahu sebelah kanan. Penumpangnya juga luka ringan. Keduanya kami bawa ke RS Syuhada Haji," katanya.
Artikel ini telah tayang di Suryamalang.com dengan judul "Emak - Emak Selamat Saat Mobil yang Dikendarai Ditabrak KA Dhoho dan Terpental 20 Meter di Blitar"