GridOto.com – Penampilan Marc Marquez di MotoGP Jerman hari Minggu kemarin mengundang decak kagum, selain sepuluh kali menang ternyata ia cetak rekor baru.
Seperti yang diulas Mat Oxley, wartawan MotoGP dan juga pemenang balap di Isle of Man TT.
Dikutip GridOto.com dari motorsportmagazine.com, ia melihat ada keunggulan lain pada Marc Marquez dibanding pembalap lainnya.
Marc Marquez dikenal berani merebahkan motor dan badannya serendah mungkin mendekati permukaan trek saat melibas tikungan.
(Baca Juga: Ini Rahasia Kenapa Marc Marquez Menang Beruntun 10 Kali di MotoGP Jerman)
Selama latihan, Marc Marquez mencapai rekor sudut kemiringan motor yang pernah dilakukannya, yaitu 66 derajat.
Sehingga tiba di garis finish ia meninggalkan pesaing terdekatnya Maverick Vinales dari tim Monter Energy Yamaha dengan 4,5 detik.
Ini adalah gap terbesar kedua yang dibuat Marquez di MotoGP 2019 setelah di Termas de Rio Hondo (MotoGP Argentina) meninggalkan pembalap tim Monter Energy Yamaha juga, Valentino Rossi dengan jeda 9,8 detik.
Nah, sudut kemiringan 66 derajat yang dicapai Marquez selama latihan GP Jerman adalah salah satu cara dia membuat Honda berputar sangat cepat.
Selain itu, sasis motor Honda RC213V mengalami desain ulang terbesar selama musim dingin.
(Baca Juga: Sasis Baru Honda RC213V Bikin Marc Marquez Ketakutan, Alasannya?)
Target utama Honda di 2019 adalah peningkatan tenaga kuda, untuk menyamai Ducati di trek lurus.
Karena itu, Marquez mengambil begitu banyak risiko selama pengereman dan masuk tikungan.
Sasis berlapis serat karbon yang dicoba Marquez selama tes pascabalapan di Jerez dan Barcelona, digunakan untuk pertama kalinya selama balapan akhir pekan di Jerman ini.
"Memang benar, dengan frame itu saya bisa lebih cepat, tetapi kami tidak yakin tentang jarak balapan," bilang Marc Marquez.
"Sepertinya dengan sasis tahun ini mungkin kita kalah di beberapa titik tetapi kami mendapatkan di titik lain," katanya di Sachsenring.